

ku genggam buket berpita hitam
ku persembahkan tuk negeri berbanjir mayat
bersama linangku tuk pujangga yang pergi
suara pelor bak pawai menghias duka
ku terseok menatap garis yang harus di lakoni
tiada kasih tuk bernaung
dalam dekap dada bunda
bawa hatiku dalam sangkar hangatmu tuan
Agar nurani bebas tuk berteriak
ajak aku terbang dalam labirin hidupmu
Jangan lepaskan hayalku bersamamu


Tidak ada komentar:
Posting Komentar